Aha....this is a collection of simple, light, fun but insipring stories taken from all our daily's life. While being stuck on your ownself without anything to share or think about, just browse this blog, who knows it will open your mind and heart..more emphatically. Enjoy! Cheers! Fanny Syariful Alam
Monday, October 17, 2005
Apa Yang Harus Saya Perbuat?
HariSelasa siang ini terasa panas menyengat, dan hampir semua orang di kantor mengalami krisis berbicara. Pak Danang yang biasanya ramai menjadi duduk terpekur di depan komputernya, ngga tahu apa dia memang berkonsentrasi untuk pekerjaan atau mengotak ngatik permainan puzzle (ada dendam kesumat antara dia dan Rina karena yang namanya tersebut diakhir ini memenangkan point tertinggi permainan puzzle di komputer). Sandra yang juga biasanya mampir mampir kemeja tetangga sebelah nampak sibuk membuka buka arsip,tapi curiganya dari cara dia membuka arsip nampak sekali kegelisahan diri yang hanya dapat dilihat oleh indra kedelapannya saya. Fahri sang bapak IT idem ditto. Melihat kaca mata dan kerut di dahinya menandakan dia tidak bisa diganggu sementara waktu (tapi kok keringatan juga yah padahal ruangan sudah dipasang AC dengan tingkat dingin ketujuh..emang ada ya..?). Yang sedikit bisa diajak kompromi dalam situasi begini biasanya Nina, sang finance administrator, ini orang biasanya juga tidak begitu rewel dan agak bisa kompromis layaknya saya dalam menghadapi situasi seperti ini. Kenyataannya? wah jauh lebih parah dari yang saya bayangkan. ketika saya tanya mengenai rencana sore hari yang memang sudah saya rencanakan bersama teman teman untuk makan malam di jalan cibadak, dia cuma menyahut..cancel aja deh lagi ngga mood.kayaknya yang lainnya juga sama..Busyet yang biasanya rakus setengah jidat kalau bertemu dengan makanan sekarang menjadi alim.Apa boleh buat, nampaknya semua orang sedang sibuk terpekur dengan urusannya masing masing. Kalau sudahbegini apa daya semua yang telah direncanakan pun bisa bubar jalan.Rutinitas kerja mungkin bisa menjadi dalang kecurigaan saya mengapa pada suatu waktu kami bisa saling 'stuck'dan bad mood seharian. Memang kami sadari kalau tidak setiap hari kami tidak hanya bisa menikmati pekerjaan bersama sama. tidak semua hari dapat dilalui dengan tertawa tawa walaupun suasana kerja memang menyenangkan . Ada saatnya kami ternyata perlu menyendiri dalam relunghati dan benak pikiran tanpa perlu menilai adanya kecurigaan dengan sesama. Dalam kata lain tidak perlu menduga duga hal yang buruk dan berprasangka yang tidak tidak.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment